Berita Kemenkeu Kaji Transaksi Online Kena Pajak

Hey guys ,how are you?
Kita simak dulu yuk berita dibawah ini yang aku ambil dari news.viva.

VIVAnews – Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, belum memiliki regulasi yang pasti terkait pajak transaksi dengan sistem online, khususnya melalui media sosial yang terus meningkat saat ini.

Direktur Jenderal Pajak, Fuad Rahmany, di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin 15 April 2013, menyadari transaksi online diperkirakan terus meningkat. Untuk itu, Ditjen Pajak terus mengkaji kemungkinan transaksi tersebut dikenai pajak.

“Kalau persoalan itu kami sudah tahu. Kami tahu apa yang namanya e-trading,” ujar Fuad. “Transaksi itu makin lama makin meningkat, kami sudah aware. Tapi, belum punya kemampuan,” tuturnya.

Fuad mengatakan, kekurangan sarana teknologi informasi seperti software maupun hardware memadai yang dimiliki pemerintah, menjadi salah satu penghambat pemungutan pajak transaksi elektronik.

Untuk itu, Fuad melanjutkan, Ditjen Pajak akan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan TI dan perbankan untuk mendeteksi transaksi tersebut. “Jadi, tergantung perusahaan-perusahaan IT di Indonesia, sudah hebat-hebat atau belum,” ungkapnya.

Kerja sama tersebut, menurut dia, dilakukan untuk memastikan transaksi online terdeteksi dan dapat dikenakan pajak. “Memang, Facebook dan yang semacamnya belum terdeteksi sama kami,” tambahnya.

Direktorat Jenderal Pajak, Fuad melanjutkan, juga terus memperbaiki sistem online-nya, sehingga perusahaan perusahaan yang melakukan transaksi online dapat terintegrasi.

Upaya itu dilakukan agar nantinya pengenaan pajak diharapkan dapat dilakukan. “Bisa dikenakan pajak (PPn). Itu kan berdasarkan transaksinya,” tuturnya. (ren)

Oke udah di baca kan ? Menurut aku boleh lah kalau mau dikenai pajak,tapi dengan syarat seluruh kota,kabupaten,desa,kecamatan,RW,RT se Indonesia harus mencakup access point yang benar-benar bisa di andalkan untuk online.Kita bayar pajak kita juga bisa menikmati fasilitas yang diberikan pemerintah atau istilahnya ada timbal balik lah yang menguntungkan untuk kita dari sana.So kita enggak sungkan dan ikhlas bayar pajaknya,itu
juga kalau jadi sih. Nah bagaimana pendapat kalian ?

Apr 20, 2013 - Posted by aldy radiany -

Comments are closed.