Pengalaman Pribadi Mengurus Balik Nama Motor

Karena saya beli sepeda motor second dan nama di STNK juga BPKB masih atas nama pemilik pertama akhirnya saya memutuskan untuk balik nama. Sebenarnya kalau masih bisa pinjam KTP pemilik sebelumnya saya gak akan balik nama pada saat itu, tapi berhubung orangnya susah dicari satu-satunya solusi yaitu dengan balik nama atas nama saya sendiri.

Kali ini saya mau share proses dari awal sampai akhir cara pengurusan balik nama motor saya. Saat itu saya lakukan di daerah asal saya Jawa Tengah, Wonosobo. Tentunya untuk wilayah lain akan sama, kalau ada perbedaan paling hanya sedikit aja. Saya urus semuanya sendiri tanpa calo, karena memang dalam proses pengurusannya mudah kok. Sebelum action sebaiknya persiapkan berkas-berkas penting demi kelancaran proses balik nama, supaya nanti gak bolak-balik. Yang harus disiapin :
1. BPKB asli + fotocopy 1 lembar
2. STNK asli + fotocopy 1 lembar
3. KTP pemilik baru yang asli + fotocopy 2 lembar
4. Kwitansi pembelian motor bermaterai 6000 (gak perlu di fotocopy)
5. Pulpen

1.  Menuju Polres mengurus BPKB

Syarat Balik Nama BPKB

Setelah semua dokumen lengkap langsung aja saya ke polres Wonosobo ke bagian pengurusan BPKB, kalo gak tau dimana tempatnya tanya aja ke pak polisi yang jaga di dalam, tenang aja orangnya ramah kok. Kalau udah nyampe tempat pengurusan BPKB langsung aja ke dalam dan minta formulir pendaftaran registrasi kendaraan bermotor. Buat ngambil formulir disini gak perlu ngantri kok jadi langsung aja minta gak usah malu-malu. Contoh formulirnya bisa dilihat dibawah ini.

Formulir Pendaftaran Registrasi Kendaraan Bermotor

2. Isi formulir dan bayar

Buat pengisian formulir kita tulis sendiri dan caranya gampang kok tinggal nyontek yang ada di BPKB. Kalo masih bingung dan ragu nulisnya tanya aja sama orang yang sama-sama nulis di sebelah kalian, mereka pasti bantu kok. Kalau udah selesai ngisi formulirnya kita masuk lagi ke dalam kantor, kita tumpuk di meja disertai dengan BPKB asli + fotocopy BPKB 1 lembar, STNK asli + fotocopy 1 lembar, fotocopy KTP 2 lembar dan kwitansi pembelian dg materai 6000. Nah kalau sudah kita tunggu sebentar sampai dipanggil. Nanti ketika dipanggil sama petugas selanjutnya kita akan disuruh buat bayar biaya administrasi (80 ribu) di bank BRI yang mana masih satu area kok dengan tempat kita urus BPKB. Setelah itu balik lagi dan langsung saja ngomong sama petugas yang tadi dengan menunjukkan bukti kalau kita sudah melunasi biaya administrasi. Nanti petugas akan memberikan kita surat resi untuk mengambil BPKB dan juga berkas untuk diteruskan ke SAMSAT. Lampirannya seperti dibawah ini.

Surat Resi Pengambilan BPKB

Berkas Balik Nama

Saya sarankan begitu kalian dapat surat pengambilan BPKB langsung masukan ke DOMPET atau TAS karena riskan banget. Di Wonosobo sendiri kalau kita mengurus balik nama, BPKB tersebut baru bisa diambil 3 bulan kemudian kata petugas. Mungkin juga seperti itu di kota lain. Maka dari itu kita dapat surat resi yang berwarna biru tadi buat ngambil kalau udah jadi.

3. Menuju SAMSAT

Selanjutnya kita langsung menuju ke SAMSAT. Pergi ke ruangan cek fisik (kalau gak tau tanya sama tukang parkir) dengan membawa berkas yang kita dapatkan tadi (yang berisi fc ktp, fc stnk dll). Langsung saja serahkan ke petugasnya, nanti akan ada petugas yang melakukan cek fisik kendaraan kita, tentunya motor yang mau dibalik nama harus dibawa ya. Oh iya catatan dari saya bagi motor kalian yang nomor rangka dan nomor mesin tertutup karena body motor sebaiknya sebelum mengajukan cek fisik bongkar terlebih dahulu.

Cek Fisik SAMSAT Wonosobo

Ternyata rencana pemerintah untuk tuntas masalah pungli gak main-main. Di depan ruang cek fisik SAMSAT Wonosobo udah ada baliho yang bertuliskan cek fisik kendaraan tidak dipungut biaya. Saya ingat banget sekitar 1 atau 2 tahun lalu ketika cek fisik diminta biaya (kalau gak salah nominalnya) 15 atau 20ribuan gitu. Sebenarnya udah mbatin sih ini pasti pungli karena gak ada nota pembayaran melakukan cek fisik atau semacam itu. Nah kalau udah selesai cek fisiknya nanti kita akan dapat lampiran hasil cek fisik kendaraan bermotor seperti dibawah ini.

Lampiran Hasil Cek Fisik Kendaraan

4. Menuju loket SPOPD

Selanjutnya bawa berkas semua tadi ke loket SPOPD. Di SAMSAT Wonosobo loket SPOPD letaknya di depan sebelum pintu masuk. Masukan berkas kesitu kemudian kita akan dapatkan berkas SPOPD nya kayak dibawah ini

Formulir Surat Pemberitahuan Obyek Pajak Daerah (SPOPD)

5. Menuju loket pembayaran STNK

Selanjutnya kita masuk ke dalam dan langsung menuju loket pembayaran untuk pembayaran surat tanda nomor kendaraan (STNK). Di SAMSAT Wonosobo sendiri letaknya berada di sebalah kanan saat kita masuk. Biayanya 80 ribu dan nanti kita akan dapat tanda pembayaran STNK seperti dibawah ini.

Loket Pembayaran STNK SAMSAT Wonosobo

Tanda Pembayaran STNK Samsat

6. Menuju loket pendaftaran

Selanjutnya ambil formulir permohonan STNK di loket pendaftaran. Di SAMSAT Wonosobo sudah di letakkan di atas meja jadi kita tinggal tanya ke petugas dan langsung kita ambil cukup 1 lembar aja. Kemudian isi formulirnya, caranya gampang kok tinggal nyontek di fotocopy BPKB yang kita bawa tadi atau di SPOPD juga sudah ada keterangnnya, tinggal di cocokin aja. Kalau bingung tanya satpam atau orang yang sama-sama mengisi formulir kayak kita. Dibawah ini contoh formulir permohonan STNK tadi.

Formulir Permohonan STNK

7. Kalau udah di isi jangan lupa ditumpuk di loket pendaftaran

Selanjutnya kalau sudah di isi formulirnya tumpuk seluruh berkas di loket 1 (pendaftaran). Kalau udah duduk aja dulu sambil nunggu buat dipanggil nama kita dan nanti akan dapat nomor antrian buat pembayaran selanjutnya. Ya sampai disini prosesnya sama seperti perpanjang STNK, kita tunggu sampai nomor antri kita dipanggil lalu melakukan pembayaran. Motor yang saya balik nama adalah motor vario 125 tahun 2014, saat itu saya bayar sejumlah 360 ribu. Kalau sudah bayar kita harus menunggu lagi yang mana ketika kita dipanggil STNK sudah jadi.

Nah itu dia proses balik nama motor dari awal sampai akhir yang saya lakukan. Total biaya yang saya keluarkan yaitu 560 ribu dan itu saya urus sebelum terjadi kenaikan biaya administrasi pada tanggal 6 januari 2017. Tentunya kalau saya balik nama setelah tanggal tersebut dipastikan saya harus merogoh kocek lebih dalam.

Pemberitahuan Kenaikan Biaya Penertiban BPKB

Biar gak lupa-lupa ingat saya beri sedikit rangkumannya yang saya lakukan tadi.
1. Siapkan berkas
Meliputi BPKB asli + fotocopy 1 lembar, STNK asli + fotocopy 1 lembar, KTP pemilik baru yang asli + fotocopy 2 lembar, Kwitansi pembelian motor bermaterai 6000.
2. Ke polres, minta formulir pendaftaran kemudian bayar.
3. Ke SAMSAT, cek fisik, daftar SPOPD, bayar STNK di loket pembayaran, ambil formulir permohonan STNK, tumpuk semua berkas buat dapat nomor antri kemudian bayar.

Tips dari saya yang pertama ketika datang pastikan ke papan pengumuman terlebih dahulu untuk lihat informasi apa saya yang ada disana. Kedua jangan pernah malu buat bertanya. Ketiga sabar. Keempat jangan lupa sarapan dulu biar gak lemes dan gampang emosi.

Itu tadi yang bisa saya share proses balik nama motor di daerah saya. Seperti yang sudah saya katakan di awal tentunya untuk di daerah lain tidak berbeda jauh prosesnya dengan penjelasan di atas. Kalau ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar.

Incoming search terms:

  • pengalaman balik nama motor
  • balik nama motor tanpa kwitansi pembelian
  • kwitansi pembelian motor
  • kwitansi jual beli motor
  • contoh kewitansi jual beli motor syarat cek fisik
  • contoh kwitansi jual beli motor bermaterai
  • kwitansi jual beli motor untuk balik nama
  • kwitansi jual beli motor bekas
  • contoh kwitansi pembelian motor untuk balik nama
  • bisakah balik nama tanpa kwitansi pembelian

Feb 27, 2017 - Posted by aldy radiany - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*